Setiap perangkat yang terhubung ke internet secara umum memiliki risiko pada keamanan jaringannya. Contoh risiko ini adalah serangan Man In The Middle (MITM), dan iklan online yang mengganggu. Man In The Middle (MITM) merupakan serangan cyber yang terjadi ketika ada pihak ketiga mencegat komunikasi dua orang secara diam-diam. Maka, Virtual Private Network (VPN) dan DNS Filtering dapat digunakan untuk mencegah serangan tersebut. VPN mengubah jalur koneksinya dan pertukaran data disembunyikan, sehingga akses ke website dapat dilakukan dengan aman. Sedangkan DNS Filtering digunakan untuk memblokir website dengan popup iklan online yang mengganggu di saat user sedang berselancar di internet. Dari pengujian melalui wireshark pada penggunaan VPN, diperoleh hasil koneksi yang aman dari serangan MITM. Agar isi data tidak terbaca oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, maka paket data dikirim dengan enkripsi menggunakan Encryption cipher AES 256 bit dan hash algorithm SHA-512. Sementara, pada pengujian DNS Filtering dilakukan selancar pada website. Sudah tidak terlihat gambar, iklan online yang mengganggu pada halaman web. DNS Filtering melakukan blocking dengan memasukkan link iklan online ke dalam blocklist pada DNS Filtering
Copyrights © 2021