Arsitektur organik merupakan ilmu perencanaan dan perancangan yang menggunakan alam sebagai dasar konsep dalam keseluruhan atau sebagian bangunan. Menggunakan bentuk alam dengan bentuk biologis yang tidak memiliki batas setiap bentuknya sehingga mampu memiliki keunikan tersendiri di setiap tempat dan zaman. Arsitektur organik juga dapat menyesuaikan dengan lingkungan sekitarnya dan membuat lingkungan sekitarnya yang sebelumnya monoton menjadi lebih berbeda. Konsep ini juga mengutamakan fungsi bentuknya terhadap pengguna bangunan atau yang biasa disebut “form follow function” dimana bentuk mengikuti fungsi bangunan. Frank Llyod Wright merupakan salah satu tokoh terkenal yang memplopori arsitektur organik dengan karyanya yang terkenal yaitu hunian dengan konsep Fallingwater. Banyak saat ini bangunan yang terlihat monoton karena mengikuti fungsi dari bangunan tersebut salah satunya adalah bangunan fasilitas kesehatan. Fungsi bangunan fasilitas kesehatan adalah sebagai tempat yang mewadahi upaya pelayanan kesehatan, baik promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif. Penerapan arsitektur organik pada fasilitas kesehatan memungkinkan terciptanya lingkungan yang sehat dan segar terhadap kegiatan fasilitas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai penerapan arsitektur organik pada fasilitas kesehatan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan deduktif yang menganalisis fasilitas kesehatan berdasarkan konsep arsitektur organik.
Copyrights © 2021