Bangunan museum merupakan jenis bangunan yang berfungsi sebagai tempat edukasi dan sarana pendidikan untuk mengenalkan sejarah, peristiwa, makhluk hidup, dan lain sebagainya. Tujuan museum sendiri ialah untuk mengedukasi hal-hal tersebut pada generasi-generasi di masa mendatang, sehingga ilmu pengetahuan pada sebuah peradaban tidak akan terputus dan hilang. Seiring berjalannya waktu, bangunan museum juga memiliki desain arsitektur yang beragam. Salah satunya konsep arsitektur kontemporer yang memiliki gaya desainnya tersendiri dan tidak mengikat pada sebuah gaya tertentu. Bangunan museum dengan penerapan konsep arsitektur kontemporer dapat menjadikan bangunan dengan karakteristik tersebut yang berciri khas dan berkarakter. Dari hal tersebut, muncul permasalahan mengenai bagaimana penerapan konsep arsitektur kontemporer pada bangunan museum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan arsitektur kontemporer pada bangunan Jewish Museum Berlin. Metode yang digunakan pada penelitian ini berupa metode deskriptif kualitatif dengan tahapan analisis bentuk teori berdasarkan ciri-ciri atau karakteristik arsitektur kontemporer terhadap penerapan pada studi kasus bangunan museum. Hasil akhir pada penelitian ini berupa kesimpulan dari penerapan konsep arsitektur kontemporer terhadap museum.
Copyrights © 2021