SEL Jurnal Penelitian Kesehatan
Vol 8 No 2 (2021): SEL Jurnal Penelitian Kesehatan

DENSITAS MIKROFILARIA PADA RESERVOIR DI WILAYAH ENDEMIS FILARIASIS KABUPATEN ACEH JAYA

Yulidar Yulidar (Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Aceh)
Rosdiana Rosdiana (Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Aceh)
Ulil Amri Manik (Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Aceh)
Veny Wilya (Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Aceh)
Nur Ramadhan (Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Aceh)
Eka Randiana (Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya)
Ibnu Muhsi (Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Jaya)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2021

Abstract

Kabupaten Aceh Jaya termasuk wilayah endmeis filariasis. Pelaksanaan Program pemberian obat pencegahan massal (POPM) lima putaran dilakukan dari tahun 2011 sampai 2015. Oleh karena gagal pre-TAS pada tahun 2016, maka dilakuakn POPM 2 putaran lagi tahun 2017 dan 2018. Evaluasi pelaksanaan program pengendalian filariasis berjalan dengan baik namun aspek penyebab kegagalan POPM tidak diketahui secara pasti. Banyak hal yang menjadi faktor resiko penularan filariasis diantaranya keberadaan agent, host (manusia dan hewan) dan faktor lingkungan. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mendapatkan gambaran densitas mikrofilaria pada reservoir di wilayah endemis filariasis Kabupaten Aceh Jaya terutama Desa Lhok Bout dan Desa Ligan. Penelitian ini merupakan cross sectional dan jumlah hewan yang tertangkap bersifat purposive sampling pada 100 hewan yaitu kucing dan monyet ekor panjang. Pengumpulan data dilkaukan pada bulan Agustus dan Oktober 2017 di Desa Ligan dan Desa Lhok Bout Kabupaten Aceh Jaya. Hasil pemeriksaan mikroskopis pada 83 kucing dan 17 monyet ekorv panjang adalah 4 slide darah kucing ditemukan positif Brugia malayi dan 2 slide darah monyet ekor panjang ditemukan cacing non Brugia malayi yang dicurigai adalah Dilofillaria sp. Oleh karena, kucing dan amonyet ekor panajng positif terdapat cacing mikrofillaria di dalam darahnya maka Kabuapetn Aceh Jaya termasuk wilayah endemis zoonotik reservoir filariasis. Untuk wilayah yang zoonotic reservoir filariasis, pengendalian filariasis tidak hanya pada agent, host manusia namun juga harus memperhatikan host reservoir.Pengendalian cacing Brugia malayi atau non Brugia malayi pada reservoir juga harus dilakukan untuk pemutusan rantai penularan selain pengendalian vector dan usaha lainnya.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

sel

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health Veterinary

Description

SEL Jurnal Penelitian Kesehatan is a journal managed by Aceh National Agency on Health Research and Development (Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Aceh) twice a year in July and November. This journal provides a forum for exchanging ideas about theory, methodology and fundamental issues ...