SINEKTIKA: Jurnal Arsitektur
Vol 19, No 1: Januari 2022

Pendekatan Perancangan Konsep Healing Environment pada Healthcare Architecture (Studi Kasus: HOK)

Irvi Syauqi Selendra (Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Bandung)
Luthfia Khoirunnisa (Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Bandung)
Nadhira Khansa Adelia (Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Bandung)
Agus Suharjono Ekomadyo (Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan Institut Teknologi Bandung)
Vanessa Susanto (Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan Institut Teknologi Bandung)
Kevin Mochamad Oktafarel (Program Studi Arsitektur Institut Teknologi Bandung)



Article Info

Publish Date
17 Feb 2022

Abstract

Aktivitas dalam lingkup kesehatan tidak terlepas dari bangunan tempat berlangsungnya kegiatan. Terdapat hubungan yang erat antara kondisi pasien dan lingkungan rumah sakit tempat pasien dirawat. Faktor fisik lingkungan rumah sakit yang baik dapat mendukung proses penyembuhan dan pengurangan stres pasien rumah sakit. HOK merupakan biro desain, arsitektur, engineering dan perencanaan global dengan bangunan kesehatan sebagai salah satu bidang keahlian. Tulisan ini bertujuan untuk mempelajari strategi desain HOK dalam merancang healthcare architecture dengan menganalisis aspek-aspek healing environment yang diterapkan pada healthcare architecture karya HOK dan manfaatnya bila diimplementasikan pada bangunan kesehatan. Data-data yang dikumpulkan bersumber dari artikel ilmiah maupun publikasi yang didapatkan dari internet. Metode analisis dilakukan dengan tiga tahap dengan tahap pertama adalah memilih bangunan-bangunan kesehatan yang dirancang HOK, tahap kedua adalah membuat deskripsi tentang masing-masing kasus perancangan bangunan kesehatan yang dipilih, dan tahap ketiga adalah melakukan penilaian aspek aspek healing environment pada setiap bangunan. Bangunan dengan total nilai aspek terendah adalah Oregon State Hospital, sedangkan total nilai aspek tertinggi adalah Kaiserlautern Military Community Medical Center dan Ng Teng Fong General and Jurong Community Hospitals. Rata-rata nilai bangunan berdasarkan 9 aspek healing environment adalah 3.494, menunjukkan bahwa rata-rata rancangan bangunan sudah mempertimbangkan aspek-aspek healing environment dengan baik. Pada aspek healing environment, aspek dengan nilai terendah adalah aspek barrier-free environment dan nilai tertinggi adalah aspek light. Rata-rata masing-masing nilai aspek healing environment adalah 3.494, menunjukkan bahwa rata-rata dari setiap aspek healing environment sudah terdapat pada rancangan bangunan dengan penilaian yang baik.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

sinektika

Publisher

Subject

Arts Civil Engineering, Building, Construction & Architecture

Description

SINEKTIKA: Jurnal Arsitektur is a scientific journal of the Architecture Department, Faculty of Engineering, Universitas Muhammadiyah Surakarta which focuses on delivering information on the results of scientific research conducted by researchers, especially in the field of architecture. The ...