Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2019 berlangsung dalam era post-truth. Selama penyelenggaraan Pilpres 2019 tersebut, konten-konten post-truth membanjiri linimasa media sosial, khususnya Facebook. Konten posttruth tersebut tercermin melalui materi hoax dan fakenews yang sengaja disebarkan demi kepentingan politik. Facebook menjadi salah satu media paling efektif yang digunakan untuk menyebarkan konten post-truth. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konten post-truth di Facebook, yakni di grup Facebook Sukoharjo Makmur. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan metode netnografi yang mendapatkan data melalui observasi online. Observasi mencakup penggunaan visual teks, foto, video, dan cara penyampaian pesan post-truth. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan post-truth yang diunggah di Facebook menggunakan berbagai jenis konten seperti teks, foto, video, gabungan teks dan foto, dan juga gabungan teks dan video
Copyrights © 2021