Performa turbin gas dapat bervariasi diakibatkan oleh banyak faktor. Salah satu faktor yang mempengaruhi performa turbin gas adalah temperatur udara lingkungan turbin gas. Salah satu cara untuk mendinginkan temperatur udara lingkungan turbin gas yaitu dengan menggunakan sistem pendinginan absorsi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis secara termodinamika sistem pendinginan absorption chiller binary working fluid single effect water/lithium bromide memanfaatkan waste heat HRSG dengan menggunakan bantuan Software Solver dan Cycle Tempo. Software Solver digunakan untuk menganalisis sistem pendinginan absorpsi dan Cycle Tempo digunakan untuk mengsimulasikan sistem pembangkit listrik tenaga gas. Dilakukan variasi temperatur kondenser dan temperatur flue gas pada analisis sistem pendinginan absorpsi dengan nilai variasi masing-masing 30;35;40;45;50 dan 101;103;105;107;109 dan variasi skema operasi pembebanan pada simulasi sistem pembangkit listrik tenaga gas dengan nilai variasi 224MW; 323MW; 383MW; 480MW. Hasil analisis menunjukkan sistem pendinginan intake udara PLTGU memanfaatkan waste heat HRSG pada PLTGU UP IP Grati POMU menggunakan absorption chiller Kalt CHP 150. Sistem pendinginan berkapasitas 5272 kW dengan nilai COP sebesar 0,7357. Daya net turbin gas naik sebesar 8,07%.
Copyrights © 2021