Jurnal Sains dan Seni ITS
Vol 10, No 2 (2021)

Konsep Play Experience untuk Perancangan Hunian Vertikal Ramah Anak

Anggita Arief Febriandia (Departemen Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)
Arina Hayati (Departemen Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya)



Article Info

Publish Date
02 Feb 2022

Abstract

Rumah susun sewa (rusunawa) merupakan salah satu solusi permasalahan padatnya pemukiman penduduk serta akses kebutuhan hunian yang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Namun, pada kenyataannya, bangunan rusunawa masih kerap memunculkan dampak negatif, baik yang berkaitan dengan kualitas fisik hunian serta interaksi sosial di dalamnya. Salah satu kelompok penghuni yang seringkali dilupakan adalah anak-anak. Usia anak adalah usia di mana seseorang sedang dalam tahap mempelajari serta menemukan hal-hal baru, sekaligus merupakan masa paling sensitif dan penting yang mempengaruhi tumbuh dan berkembangnya mental dan fisik anak di lingkungannya. Anak-anak membutuhkan ruang yang dapat mewadahi segala aktivitas mereka sesuai dengan kebutuhan dan perilaku alami mereka. Sementara itu, sebagian besar rusunawa masih dirancang untuk kebutuhan penghuni dewasa dan kurang memberikan berbagai fasilitas yang aman dan nyaman untuk anak-anak dan remaja. Untuk mendukung konsep understanding children dalam desain sebuah rumah susun, maka digunakan pendekatan fenomenologi dalam lingkup children experience, khususnya dalam konteks anak-anak dari keluarga low-income. Solusi dihadirkan melalui elemen arsitektur dan penataan massa bangunan yang menghasilkan koridor jalan dengan banyak ruang-ruang kejutan. Pada lantai 2 dan 3, ruang bersama dihadirkan melalui shared spaces yang dibagi menjadi 3 jenis ruang dengan karakter yang berbeda untuk anak-anak, remaja, dan juga dewasa.

Copyrights © 2021