Industri konstruksi di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan terutama pada bidang infrastruktur. Berdasarkan data statistik tahun 2020 menunjukkan kontribusi produk domestik bruto sektor konstruksi di Indonesia menempati peringkat ke 2 setelah negara Kamboja. Kondisi ini memberi peluang berdirinya beberapa organisasi dan asosiasi jasa konstruksi baru yang menaungi kontraktor sebagai syarat dalam mengikuti lelang proyek pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana variabel biaya, promosi, dan pelayanan berpengaruh terhadap keputusan dalam memilih asosiasi jasa konstruksi. Analisis penelitian menggunakan metode regresi linier berganda dengan jumlah sampel 377 responden dari 461 respoden yang berasal dari kontraktor yang merupakan anggota asosiasi jasa konstruksi di kota Palangka Raya. Hasil penelitian ini menemukan bahwa variabel biaya, promosi, dan pelayanan berpengaruh nyata terhadap keputusan anggota badan usaha dalam memilih asosiasi jasa konstruksi. Analisis statistik menunjukkan variabel biaya mempunyai pengaruh paling dominan dan sangat signifikan sebesar 0,546, selanjudnya variabel promosi dan pelayanan sebesar 0,275 danĀ 0,259. Ketiga variabel ini meminiliki tingkat signifikasi lebih besar dari 0,05 (99%) terhadap keputusan anggota badan usaha dalam memilih asosiasi jasa konstruksi di Palangka Raya. Hasil penelitian ini mendukung teori yang menyatakan bahwa variabel biaya, promosi dan pelayanan mempunyai pengaruh terhadap keputusan konsumen
Copyrights © 2022