Untuk memenuhi kebutuhan tepung terigu dan mengurangi ketergantungan akan impor, pemerintah dan masyarakat berupaya mencari alternatif bahan pangan lokal yang dapat dijadikan tepung dengan tujuan diversifikasi pangan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persentase tepung sukun dalam campuran tepung dan persentase gula terhadap mutu cookies sukun. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatera Utara, Jalan Karya Wisata, Kecamatan Medan Johor, Kota Madya Medan. Ketinggian tempat ± 25 mdpl dengan topografi datar. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial dua ulangan dengan 2 faktor perlakuan. Perlakuan pertama adalah Persentase Tepung Sukun (T) dalam campuran tepung terigu yang terdiri dari 4 taraf, yaitu: 40% (T1), 50% (T2), 60% (T3), dan 70% (T4). Perlakuan kedua adalah Persentase Gula (G) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu: 30% (G1), 40% (G2), 50% (G3), dan 60% (G4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasa cookies terbaik menurut penalis adalah dengan persentase tepung sukun 50%dan penambahan gula 60%.
Copyrights © 2021