Otak manusia terus menerus memproduksi dan menciptakan gagasan. Setiap rangsangan yang masuk ke dalam otak seorang individu akan mengalami proses penggabungan dengan himpunan informasi yang telah subjek tersebut dapatkan sepanjang hidupnya. Lebih jauh, otak akan menghasilkan satu gagasan yang benar-benar jauh berbeda dari rangsangan awal tersebut.Secara pribadi, penulis sering mengalami kasus dimana penulis lebih mempercayai âapa yang ia pikirkanâ daripada âfaktaâ yang sebenarnya. Penulis memilih untuk mempercayai apa yang ia bentuk dalam otaknya ketimbang sesuatu yang terjadi di dunia nyata. Dalam tugas akhir ini, penulis berusaha mendiferensiasi antara yang nyata dengan gagasan penulis, dengan cara menyatakan rekaman jejak âgagasanâ tersebut menjadi sesuatu yang nyata, yaitu lukisan. Penulis mencari kebenaran dengan bentuk menyatakan ulang, serta menjadikan elemen dan proses melukis sebagai instrumen untuk percaya. Persepsi yang merupakan bagian dari memori memiliki kekuatannya sendiri untuk mengekspresikan dirinya melalui individu. Memori memiliki daya cipta. Pada proses kekaryaan ini, penulis telah mengalami proses ekspresi di dalam penciptaan persepsi.
Copyrights © 2013