Pengelompokan wilayah berdasarkan potensi ekonomi dapat dilakukan dengan klasterisasi data yang beratribut campuran, yaitu terdiri dari data numerik dan kategorik. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengelompokan desa menurut potensi ekonomi dalam menentukan target pembangunan desa di Kabupaten Demak. Klasterisasi dilakukan dengan algoritme fuzzy k-prototypes dan modifikasi jarak Eskin untuk mengukur jarak atribut kategorik. Data yang digunakan adalah data PODES2018 dan Pemetaan Wilkerstat 2019. Klasterisasi desa menghasilkan tiga klaster desa menurut potensi ekonominya, yaitu klaster ekonomi rendah, sedang, dan tinggi. Klaster potensi ekonomi tinggi berada pada jalur transportasi utama Semarang–Kudus dan Semarang–Grobogan. Namun, desa-desa yang berada pada jalur utama transportasi tersebut masih ada yang masuk dalam klaster ekonomi rendah. Dengan mempertimbangkan status klasifikasi perkotaan/perdesaan desa, sebagian besar desa tersebut termasuk dalam kategori desa perkotaan. Hasil klasterisasi ini dapat dijadikan pedoman dalam menentukan target pembangunan desa dalam meningkatkan Indeks Desa Membangun di Kabupaten Demak.
Copyrights © 2022