Keluarga adalah sebuah sistem masyarakat terkecil yang terdiri dari ayah, ibu dan anak (keluarga inti). Keluarga merupakan sebuah titik awal di mana seorang individu mempelajari sistem tatanan masyarakat, hingga siap untuk terjun langsung ke medan sosial, oleh karena itu peran orang tua (ayah dan ibu) sangat penting dalam pertumbuhan seorang anak.Seorang anak cenderung memiliki keterikatan batin dengan orang tua lawan gendernya, karena menurut sang anak hal tersebut adalah sebuah hal asing yang perlu dipelajari perlahan seiring dengan berjalannya proses pertumbuhan. Dalam hal ini penulis mengerucutkan masalah menjadi sebuah hubungan psikologikal seorang anak perempuan dengan ayahnya yang cenderung canggung dan banyak salah pahamnya. Ayah penulis adalah seseorang yang menganut paham patriarki Jawa, sedangkan penulis lahir di zaman yang lebih moderen sehingga sering terjadi pertikaian pada hal-hal yang sepele. Namun penulis menyadari bahwa selalu ada porsi dan perannya masing-masing dalam keluarga.Setelah menempuh pendidikan di institusi seni rupa, penulis ingin menyampaikan dan bercerita tentang bagaimana hubungan seorang anak perempuan dan ayahnya bekerja serta berpengaruh dalam kehidupan si anak perempuan. Karya yang dibuat ini merupakan sebuah proses yang berfungsi sebagai narasi visual penulis dan sebuah catatan bagi khalayak untuk dijadikan sebuah acuan psikologis hubungan antara anak perempuan dan ayahnya.// //
Copyrights © 2014