Penelitian ini memiliki tujuan agar diketahui bagaimana pengetahuan, minat, manfaat, dan kendala QRIS BCA pada dalam melakukan transaksi pembayaran. Penelitian ini menggunakan desain penelitian yaitu penelitian kualitatif. Peneliti memakai teknik wawancara secara mendalam dengan orang yang paling mengetahui dan menguasai tentang prosedur dan penggunaan QRIS BCA. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan masyarakat yang merupakan nasabah BCA di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kebanyakan orang sudah tidak asing dengan metode pembayaran berbasis QR Code atau QRIS. Meski sudah memiliki aplikasi pembayaran berbasis QRIS, namun belum sepenuhnya masyarakat mengetahui dan menggunakannya untuk transaksi di merchant. Minat masyarakat untuk menggunakan QRIS BCA dipengaruhi oleh kebutuhan, undangan dari penyelenggara, teman, dan pemerintah. Namun ada masyarakat, yang belum berminat untuk menggunakan fitur QRIS BCA sebagai alat pembayaran karena masih lebih nyaman menggunakan pembayaran tunai. Faktor kendala yang dihadapi masyarakat untuk menggunakan QRIS BCA adalah ketidakstabilan Sinyal, kurangnya sosialisasi pengetahuan tentang QRIS, rusaknya Barcode QRIS, dan belum semua Merchant menggunakan QRIS BCA. Adapun manfaat QRIS yang dirasakan yaitu membuat pembayaran menjadi lebih mudah, aman, efektif dan efisien, akuntabel dan transparan dalam semua jenis transaksi yang dilakukan
Copyrights © 2022