Journal of Indonesian History
Vol 10 No 2 (2021): Journal Of Indonesian History

Survivalitas Pedagang Gilo-Gilo Semarang Tahun 1960-2000

Wardhana, Pradipta Mahatma Nandi (Unknown)



Article Info

Publish Date
13 Mar 2022

Abstract

Gilo-gilo secara umum diartikan sebagai cara berdagang masyarakat yang menjajakan beraneka ragam makanan secara berkeliling. Sejak 1960, gilo-gilo menjadi sebuah representasi perjuangan kehidupan masyarakat kelas bawah di Semarang. Berbagai dinamika mewarnai kehidupan pedagang gilo-gilo, meningkatnya pengaruh globalisasi dan krisis ekonomi yang terjadi kemudian berdampak pada meningkatnya harga kebutuhan pokok. Penelitian ini membahas terkait bagaimana perkembangan pedagang gilo-gilo dan dampaknya bagi masyarakat sekitar. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk menjelaskan bagaimana kehidupan pedagang gilo-gilo di Semarang serta bagaimana dampaknya di masyarakat dengan melihat realita-realita yang terjadi di lapangan. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian sejarah. Dari hasil penilitan ini diperoleh fakta bahwa pedagang gilo-gilo sejak tahun 1960 hadir mengisi kehidupan masyarakat semarang. Mengadopsi konsep dari HIK, kaum urban ini datang ke Semarang untuk berdagang demi kehidupan yang lebih baik. Gilo-gilo juga memberikan dampak ekonomi secara positif di masyarakat sekitar. Mulai bermunculan usaha-usaha rumahan berbasis makanan oleh masyarakat sekitar yang nantinya akan dititipkan pada pedagang gilo-gilo. Bukan hanya terkait aspek sosial ekonomi, namun gilo-gilo juga turut serta sebagai penyumbang khazanah budaya di Semarang.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

jih

Publisher

Subject

Arts Humanities

Description

Journal of Indonesia History merupakan jurnal yang memuat artikel hasil penelitian atau artikel konseptual tentang pendekatan kajian sejarah dan sejarah Indonesia. Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial UNNES dan dikelola oleh Tim Jurnal Jurusan Sejarah FIS-UNNES. Jurnal ...