Ganyong adalah tanaman pangan yang mempunyai kandungan gizi cukup tinggi. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui cara pembuatan bioetanol dari umbi ganyong dengan metode Solid State Fermentation (SSF) dan menentukan harga konstanta Michaelis Menten pada pembuatan bioetanol dari umbi ganyong dalam pH bervariasi menggunakan metode SSF. Umbi ganyong dicuci dengan air, dikupas kulitnya, dan diparut. Dari hasil parutan diperas dan dipanaskan dalam panci dengan suhu 100oC selama ±30 menit. Bubur umbi ganyong didinginkan untuk dilanjutkan proses fermentasi. Bubur umbi ganyong diambil sebanyak 250 mL, lalu ditambahkan Saccharomyces cerevisiae sebanyak 10 g, NPK sebanyak 5 g, urea sebanyak 5 g, dan volume starter 200 mL. Bubur umbi dimasukkan ke dalam tempat fermentasi dan ditutup agar tidak terjadi kontak langsung dengan udara. Sampel dianalisis pada pH 4, 4,5 dan 5 dengan waktu fermentasi selama 0, 3 , 5, 7, 9, 11, 13, 15, dan 17 hari. Berdasarkan hasil penelitian, kadar air, serat kasar, dan pati yang terkandung dalam umbi ganyong berturut-turut adalah 10,10 %, 40,17 %, dan 0,35 %. Kadar glukosa tertinggi dalam penelitian ini pada waktu fermentasi 0 hari dengan pH 5 sebesar 8,2 %. Sedangkan kadar bioetanol tertinggi sebesar 46,08% pada pH 4 pada waktu fermentasi 17 hari. Model kinetika reaksi fermentasi yang paling sesuai adalah Lineweaver and Burk pada pH 5 dengan harga Km sebesar 94,26 g/L.hari dan Vmaks sebesar 30,66 g/L dengan R2 sebesar 0,98.
Copyrights © 2021