Selama ini di Indonesia telah terjadi ketidakseimbangan gender terhadap perempuan dalam rumah tangga. Hal ini terjadi karena dominasi laki-laki terhadap perempuan yang dikuatkan dengan nilai-nilai paternalistik. Perempuan berada dalam posisi yang dirugikan, sehingga terjadi ketidakseimbangan dalam pembagian pekerjaan rumah tangga. Laki-laki atau kepala rumah tangga selalu berada di atas perempuan atau ibu rumah tangga. Nilai-nilai tersebut juga sering muncul dalam iklan. Penelitian ini mendeskripsikan bias gender dalam iklan televisi Attack Easy versi “Ibuku Cantik saat Mencuci” dengan analisis semiologi Roland Barthes. Hasilnya terdapat kesetaraan gender dan ketidakseimbangan gender. Perempuan mampu mengerjakan pekerjaan berat yang biasa dikerjakan laki-laki, namun masih ditempatkan sebagai ibu rumah tangga.
Copyrights © 2010