Peningkatan penjualan tenaga listrik adalah salah satu Key Performance Indicator (KPI) PT Perusahaan Listrik Negara. Salah satu upayanya adalah dengan meningkatkan akurasi pembacaan kWh meter pelanggan daya besar. Perkembangan teknologi membuat pembacaan kWh meter secara otomatis dari jarak jauh atau Automatic Meter Reading (AMR). Satu hal yang menyebabkan kegagalan pembacaan jarak jauh adalah dikarenakan padamnya kWh meter. Diperlukan alat yang dapat menghidupkan kWh meter yaitu power bank AMR. Power bank AMR berisikan rangkaian inverter untuk mengkonversi arus DC ke AC yang bersumber dari baterai 12 volt. Pengujian dan implementasi dilaksanakan di PLN UP3 Lhokseumawe terhadap 5 pelanggan dengan daya besar. Kesediaan untuk berpartisipasi dalam penelitian telah diambil dalam penelitian ini. Implementasi ke lima pelanggan untuk penarikan data dengan hasil sukses. Waktu yang dibutuhkan untuk pengambilan data dari lima pelanggan adalah 4-8 menit tiap pelanggan atau rata-rata 5,4 menit. Dibandingkan dengan genset, power bank lebih praktis dan ramah lingkungan.
Copyrights © 2022