Secara umum kondisi terumbu karang di kepulauan Banda masih dalam kondisibaik, namun terdapat beberapa tekanan dari sampah, penambangan batu karang,penangkapan ikan dengan cara merusak (destruktif), penanaman bubu. Aktifitastersebut pada akhirnya dapat menyebabkan gangguan terhadap ekosistemterumbu karang serta biota yang ada di terumbu karang, dan akhirnya akanmempengaruhi tingkat produktifitas perairan serta terumbu karang di kawasantersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk pertumbuhan(life form) karang pada lokasi yang sering mendapatkan tekanan di Pulau Nairadan Pulau Syahrir. Manfaat yang dapat peroleh sebagai bahan informasi bagipengelolaan sumberdaya karang dimasa akan datang khususnya di Perairan PulauNaira dan Pulau Syahrir.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bentukpertumbuhan karang pada setiap stasiun penelitian didominasi oleh karangAcropora. Persentase penutupan karang biotik pada stasiun I rata-rata sebesar13,9%, pada stasiun II rata-rata sebesar 38,7%, sedangkan pada stasiun III rataratasebesar 37,67%.
Copyrights © 2021