Seiring dengan perkembangan zaman, manusia melakukan pergerakan dari satu tempat ke tempat lain untuk memenuhi kebutuhan setiap individu, seperti bekerja, sekolah, belanja, dan masih banyak lagi. Setiap pergerakan yang ditimbulkan menyebabkan kemacetan, kelambatan, kebisingan, serta polusi udara, sehingga dilakukan perencanaan transportasi menggunakan MAT (Matrik Asal Tujuan) dengan pemodelan transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk mencari nilai parameter β menggunakan model Gravity dengan metode Entropi Maksimum dan fungsi hambatan Eksponensial Negatif. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Sukoharjo yang dimana termasuk dalam bagian karesidenan Kota Surakarta. Selain itu, pembagian zona dilakukan berdasarkan jumlah kecamatan yaitu 19 zona internal dan 12 zona eksternal. Estimasi MAT ini dilakukan menggunakan model Gravity dan dibantu dengan program EMME/3. Model Gravity ini terdapat nilai parameter β yang berfungsi sebagai penentu besarnya nilai sebaran pada tiap zona. Metode yang digunakan untuk mencari nilai parameter β menggunakan metode kalibrasi Newton-Rapshon. Nilai arus lalu lintas yang dihasilkan akan dibebankan pada pembebanan User Equilibrium yang menghasilkan volume lalu lintas pada tiap ruas jalan, yang selanjutnya digunakan untuk menghitung tingkat validitas menggunakan koefisien determinasi (R2). Hasi dari pemodelan menunjukkan uju validitasnya sangat tinggi yaitu nilai R2 sebesar 0,803 sehingga dinyatakan bahwa arus lalu lintas hasil pemodelan mendekati sama dengan arus lalu lintas hasil traffic count, dan besaran nilai parameter β dari perhitungan Kalibrasi Newton-Raphson sebesar 0,070 yang dihitung menggunakan program Miscrosoft Excel. Sedangkan estimasi pergerakan dengan model Gravitysebesar 16366 smp/jam dengan total pergerakan terbesar diasilkan dari zona eksternal menuju ke zona eksternal sebesar 10909 smp/jam (66,68%).
Copyrights © 2021