Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengaruh Keterlibatan pemakai, pelatihan, dukungan manajemen puncak, kemempuan pemakai, formalisasi pengembangan terhadap kinerja SIA. Penelitian ini dilakukan pada Klinik An Nur Medika Pratama. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari responden yaitu karyawan yang menggunakan sistem informasi akuntansi Klinik An Nur medika Pratama Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan yang menggunakan teknologi informasi akuntansi pada Klinik An Nur Medika Pratama sebanyak 51 responden. Teknik penggambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan sampel jenuh. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari responden yaitu karyawan yang menggunakan sistem informasi akuntansi Klinik An Nur medika Pratama. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda, kemudian menggunakan uji normalitas, uji heterokedastisitas, dan pengujian hipotesis meliputi uji koefisien determinasi dan uji signifikansi koefisien regresi dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status keterlibatan pemakai, pelatihan, dukungan manajemen puncak, kemampuan pemakai, dan formalisasi pengembangan mempunyai pengaruh positif terhadap kinerja sistem informasi akuntansi. Keterbatasan dalam penelitian ini yaitu masih relatif sedikit sampel yang digunakan karena tidak semua karyawan pada klinik An Nur Medika Pratama menggunakan sistem informasi akuntansi. Hasil dari penelitian ini diharapkan memberikan manfaat bagi perusahaan dapat dijadikan sebagai solusi dalam pengambilan keputusan untuk memecahkan permasalahan serta sebagai bahan informasi bagi pihak manajemen mengenai kinerja sistem informasi akuntansi.
Copyrights © 2020