Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi transfer pricing pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan sampel 84 laporan tahunan perusahaan manufaktur multinasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan didapat melalui teknik purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu regresi linier berganda dan moderated regression analysis (MRA). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas, mekanisme bonus, tunneling incentive, dan debt covenant tidak berpengaruh terhadap transfer pricing. Tax minimization tidak mampu memoderasi profitabilitas, mekanisme bonus, tunneling incentive, dan debt covenant terhadap transfer pricing. Penelitian ini secara spesifik menjelaskan bagaimana pengaruh profitabilitas, mekanisme bonus, tunneling incentive, dan debt covenant terhadap transfer pricing. Berikut pengaruh tax minimization sebagai moderator variabel profitabilitas, mekanisme bonus, tunneling incentive, dan debt covenant terhadap transfer pricing, sehingga hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi sebagai bahan pertimbangan bagi investor dan umum terkait praktik transfer pricing perusahaan multinasional yang masih terjadi di Indonesia. Penelitian ini hanya terbatas pada perusahaan manufaktur multinasional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sehingga peneliti selanjutnya disarankan untuk memperpanjang periode penelitian dan memperluas populasi penelitian.
Copyrights © 2020