Pondok pesantren modern adalah perpaduan antara kurikulum pesantren dengan kurikulum pendidikan nasional, sehingga walaupun formatnya adalah sebuah pondok pesantren, santri juga memperoleh ilmu dan standar kelulusan sebagaimana pelajar di sekolah umum. Dari data mutu pendidikan pesantren di Indonesia. Saat ini masih berjumlah 29.000 (Kemenag, 2016). Dari jumlah itu pesantren yang memiliki kualitas yang terbaik terpusat di pulau jawa sedangkan pesantren-pesantren di Provinsi Jawa Tengah khususnya Kabupaten Pekalongan masih kurang. Kemudian, permasalahan pada umumnya bangunan di negara tropis seperti Indonesia paling banyak menggunakan energi untuk sistem tata udara sekitar 45-70 persen, sistem tata cahaya sekitar 10-20 persen, lift dan eskalator sekitar 2-7 persen serta alat-alat kantor dan elektronik sekitar 2-10 persen (esdm.go.id, 2014). Gedung yang boros energi bukan hanya mahal biaya operasionalnya namun juga menghasilkan emisi gas rumah kaca yang merusak lingkungan. Dalam perancangan ini nantinya Pondok Pesantren Modern di Kabupaten Pekalongan akan menjadi sarana fasilitas pendidikan yang secara khusus mendidik dan mengajarkan akhlak serta budi pekerti yang dasarnya sesuai dengan syariat agama Islam dan selain itu nantinya bangunan ini akan menerapkan konsep green building, bangunan yang memperhatikan lingkungan dan alam sekitar demi masa depan.
Copyrights © 2020