Tulisan ini berusaha menjelaskan sikap penonton yang termasuk dalam kategori usia tua atau jadul dalam menonton berbagai film produksi generasi millennials. Menggunakan konsep sikap di dalam psikologi sosial, tulisan ini akan membuka kondisi kepenontonan lintas generasi tersebut terhadap film-film yang diapresiasi dan mendapatkan nominasi pada Festival Film Indonesia (FFI) 2021. Metode analisis deskriptif kualitatif diterapkan sebagai alat analisis yang hendak dilakukan, Adapula film-film yang menjadi rujukan adalah Penyalin Cahaya (2021), Yuni (2021), Cinta Bete (2021). Tulisan ini juga memiliki tujuan untuk memperlihatkan perbedaan pengalaman menonton dan kondisi psikologi sosial terhadap dua generasi yang bersebrangan yaitu jadul dan millennials, begitu pula sebagai refleksi dan perwakilan sikap penonton film Indonesia dalam menelaah suatu film yang memiliki rintangan waktu dalam berbagai generasi.
Copyrights © 2022