Jalan merupakan prasarana yang sangat menunjang bagi masyarakat, kerusakan jalan dapat berdampak pada kondisi sosial dan ekonomi terutama pada sarana transportasi darat. Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah Batu Gamping bisa digunakan dalam pencampuran Aspal sebagai pengganti filler, dan memenuhi spesifikasi standar Bina Marga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan cara membuat benda uji di Laboratorium PT. Pebana Adi Sarana. Aspal yang diuji merupakan aspal kondisi normal dengan pengganti Batu Gamping sebagai Filler. Hasil pengujian kadar aspal optimum diperoleh kadar aspal optimum 5.5%, stabilitas 1270 kg, Marshall Quotient (MQ) 320 kg/mm, VMA 22,00%, VIM 4,50 %, Flow 3,90 mm,VFB 93,00%%, Kepadatan 2,270 t/m3 , Hasil ini memenuhi persyaratan yang disyaratkan sehingga dapat dijadikan acuan dalam pembuatanĀ job mix formula sebagai pelaksana/aplikasi dilapangan.
Copyrights © 2021