Menyelam adalah aktifitas bawah air yang erat kaitannya dengan manifestasi perubahan tekanan air yang diterima oleh penyelam. Paru-paru sebagai alat ventilasi dalam sistem pernafasan bagi tubuh dimana fungsi kerja paru dapat menurun akibat adanya gangguan pada proses mekanisme faal yang salah satunya disebabkan oleh aktifitas penyelaman. Nilai Forced Expiratory Volumein 1 second (FEV1) sebagai parameter fungsi faal paru penting untuk penanda kondisi gangguan faal paru agar penyelam tidak mengalami pecah paru pada kegiatan bawah air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh barotrauma dan faktor individu terhadap penurunan FEV1 penyela. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dan pendekatan Cross Sectional dengan sampel pada penelitian berjumlah 34 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuisoner untuk mengetahui karakteristik responden dan pengambilan kapasitas fungsi faal paru dengan hasil Medical Check Up (MCU) penyelam. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square dan Regresi Logistik Biner dengan software SPSS.Dari penelitian ini didapatkan kondisi paru-parupenyelam dalam 3 tahun terakhir, 79% mengalami penurunan siginifikan FEV1.Hasil uji regresi logistik menunjukkan faktor barotrauma, usia, dan kebiasaan merokok berpengaruh terhadap penuruan FEV1.Kondisi ini menunjukkan pada pekerja penyelam belum mencapai kondisi yang aman
Copyrights © 2020