Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan sinergitas stakeholders dalam pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) hotel di kota pontianak. Permasalahan ini diangkat berdasarkan realitas yang terjadi di kota Pontianak, bahwa pembangunan RTH masih belum mencapai target sebesar 30% dari luas wilayah, lebih khususnya pembangunan RTH hotel yang masih dibawah 10%. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan analisis kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori sinergitas yang meliputi teori komunikasi menurut Kartono (2011) dan teori koordinasi menurut Moekijat (2000). Hasil penelitian ini secara umum menunjukan bahwa sinergitas yang terjalin antar stakeholders dalam pembangunan RTH hotel belum menunjukan hasil yang maksimal. Secara khusus Sinergitas antar stakeholders dalam pembangunan RTH hotel belum berjalan optimal disebabkan karena kurangnya komunikasi dan koordinasi antar stakeholders. Saa ini capaian luasan RTH hotel belum mencapai target 30% disebabkan karena masih banyak hotel yang mempunyai lahan sempit dan masih banyak hotel yang kurang mengerti tentang pembangan RTH hotel. Untuk mencapai target 30% RTH hotel, maka para stakeholders harus mampu meningkatkan komunikasi dan koordinasi dalam membangun RTH hotel. Kata-kata Kunci : Peran Para Pihak, Sinergitas, Pembangunan dan Agregat Luasan RTH Hotel
Copyrights © 2018