PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016

PERAN KEPALA SEKOLAH PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) KALVARI SUNGAI AMBAWANG, KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG, KABUPATEN KUBU RAYA

ZAINI KALALO NIM. E21111062 (fisip)



Article Info

Publish Date
21 Sep 2016

Abstract

Artikel ini berjudul” Peran Kepala Sekolah  Pada Sekolah Menengah  Kejuruan (SMK) Kalvari Sungai Ambawang, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya”. Artikel ini memberikan pemahaman tentang peran Kepala SMK Kalvari yang tidak berjalan dengan optimal, peran tersebut meliputi; pertama peran hubungan antar pribadi ini dibuktikan dengan kurangnya perhatian Kepala Sekolah terhadap pembinaan dan peningkatan motivasi guru. peran kedua, kepala sekolah tidak bisa memberikan informasi sertifikasi yang efektif kepada bawahannya. Peran ketiga, Kepala Sekolah tidak berani mengambil keputusan pengangkaatan pegawai tetap serta meningkatkan gaji. Tujuan penulisan artikel ini untuk mendeskrifsikan Peran Kepala Sekolah  Pada Sekolah Menengah  Kejuruan (SMK) Kalvari Sungai Ambawang, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Jenis penelitian iniadalah deskriftif dengan menggunakan pendekatan kualitatif yang dilakukan melalui tiga dasar teori perbandingan hubungan oleh Henry Mintzberg meliputi Peran Hubungan Antar Pribadi (interpersonal roles), Peran Informasional (informational roles), Peran Pengambilan Keputusan (desicional roles).Hasil penelitian ini megemukakan kepemimpinan kepala Sekolah Menengah Kejuruan Kalvari Sungai Ambawangditinjau dari peran kepemimpinannya yaitu peran antar pribadi, yang meliputi pembinaan hubungan dan pemberian motivasi dengan bawahan masih kurang optimal, selanjutnya informasi yang disampaikan kepada rekan-rekan guru masih kurang efektif khususnya pengajuan sertifikasi guru yang kurang jelas, padahal dalam hal ini rekan guru (bawahan) mengharapkan “dukungan” dan keakuratan informasi yang diberikan oleh kepala sekolah untuk pengajuan itu, serta kepemimpinan kepala sekolah dianggap kurang berani dalam pengambilan keputusan, seperti pengangkatan Guru Tetap Yayasan (GTY), dan kenaikan isentif/ gaji. Saran dalam penulisan ini kepala sekolah hendaknya menjaga keharmonisan hubungan dengan rekan guru melalui peningkatan motivasi (pemberian reward atas prestasi), penyampaian informasi yang lebih efektif kepada bawahan khususnya dalam penelitian ini lebih difokuskan pada informasi sertifikasi guru (persyaratan-persyaratan) yang jelan dan tidak ambigu, serta ketegasan kepala sekolah dalam mengambil keputusan dan menghindari adanya intervensi mendalam terhadap otoritas kepala sekolah, namun  yang menjadi landasan pengambilan keputusan harus melibatkan bawahan sebagai asas demokrasi dalam keputusan yang diambil agar kebijakan dapat diterima oleh stakeholder.   Kata-kata kunci: Hubungan Antar Pribadi, Penyampaian Informasi Dan Pengambilan Keputusan.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

publika

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Publika adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer: kebijakan publik, administrasi pembangunan, manajemen ...