Penelitian ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman mengenai program pelaksanaan PAUD PKK di Kecamatan Pontianak Selatan. Permasalahan mengenai PAUD PKK cukup menarik untuk diteliti mengingat jumlah tenaga pendidik kurang dari yang dibutuhkan dan kependidikan tenaga pendidik tidak memenuhi kualifikasi akademik dan kompetensi guru yang telah ditetapkan, kemudian PAUD PKK di Kecamatan Pontianak Selatan tidak memiliki bangunan milik sendiri, dan pembagian tugas yang diberikan kepada tenaga pendidik tidak tepat pada jabatannya. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan analisis data secara kualitatif. Selain itu, peneliti menggunakan model George C Edwards III yang mengemukakan ada empat faktor yang mempengaruhi efektivitas implementasi kebijakan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 58 Tahun 2009 Tentang Standar PAUD yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa kemampuan sumber daya yang diperlukan belum tersedia dengan efektif dan belum memiliki bangunan tersendiri, dan pembagian tugas yang tidak tepat pada jabatannya. Saran untuk permasalahan ini sebaiknya dilakukan penambahan jumlah tenaga pendidik serta sarana dan prasarana, dan anggaran lebih ditingkatkan lagi kedepannya. Kemudian memberikan instruksi yang dapat dimengerti kepada yang memberi wewenang dan menerima wewenang dilapangan supaya tidak terjadi tumpang tindih dalam menjalankan tupoksi. Kata-kata Kunci : Implementasi,PERMENDIKNAS No 58 Tahun 2009, PAUD
Copyrights © 2018