Permasalahan penelitian pelaksanaan program ini yaitu rendahnya jumlah angka kelulusan hasil ujian kesetaraan Paket C, terbatasnya fasilitas yang dimiliki, minimnya tenaga pendidik berdasarkan jumlah yang terbatas dan kurang memiliki latar belakang pendidikan guru, dan Sosialisasi yang disampaikan kurang jelas dan tidak merata. Program ini bertujuan untuk menampung masyarakat yang telah menyelesaikan paket B, dan tidak tertampung pada jalur pendidikan formal. Teori yang digunakan dalam penulisan ini ialah George C. Edwards III yang mengemukakan bahwa ada 4 faktor yang mempengaruhi efektivitas implementasi kebijakan yaitu Komunikasi, Sumber Daya, Sikap dan Struktur Birokrasi. Metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan masalah bahwa implementasi kebijakan Program Kesetaraan Paket C pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) “Marga Jaya” di Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya belum berjalan efektif, hal ini dapat diindikasikan berdasarkan Komunikasi yang dilaksanakan melalui sosialisasi tidak merata dan angka ketidaklulusan menunjukkan kenaikkan dengan persentasi sebanyak 21 orang yang mendaftar dengan kehadiran sebanyak 20 orang sedangkan ketidakhadiran sebanyak 1 orang dan angka kelulusan sebanyak 3 orang, jadi angka ketidaklulusan sebanyak 18 orang. Selain itu, minimnya jumlah tenaga pendidik yang disiapkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) “Marga Jaya” sebanyak 2 orang dengan latar belakang pendidikan SLTA 1 orang dan S1 1 orang. Kemudian tidak adanya gedung sendiri untuk melaksanakan Program Paket C oleh Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) “Marga Jaya” Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya sehingga menumpang mengunakan gedung SMA yang setara dengan paket C. Kata-kata Kunci: Penyetaraan, Program Paket C, Komunikasi, Sumber Daya, Sikap, Struktur Birokrasi
Copyrights © 2015