Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendiskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi program Keluarga Berencana Medis Operasi Pria atau Vasektomi di Desa Sungai Kunyit Hulu Kecamatan Sungai Kunyit Kabupaten Mempawah. Kenyataan yang ada dilapangan menunjukkan bahwa rendahnya kesertaan pria dalam ber-KB. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program belum terealisas dengan baik. Pertama, kurangnya tenaga Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) di Kecamatan Sungai Kunyit, serta tidak ada fasilitas rumah sakit atau klinik untuk mendukung program MOP, dikarenakan tidak ada tenaga medis yang terlatih untuk menangani MOP.Kedua, Komunikasi yang berlangsung sehubungan dengan proses sosialisasi program, terlihat kurangnya intensitas penyuluh keluarga dalam melakukan sosilasisasi. ketiga, kondisi lingkungan sosial, ekonomi dan politik masyarakat masih belum mendukung adanya program MOP serta kurangnya koordinasi antara bidang Keluarga Berencana dengan tokoh agama dalam memberikan pemahaman tentang Medis Operasi Pria (MOP). Adapun saran yang dapat diberikan pada Bidang Keluarga Berencana Kabupaten Mempawah adalah melakukan optimalisasi jumlah Penyuluh di tingkat Kecamatan Sungai Kunyit dan diperlukannya pelatihan untuk tenaga medis.Serta peningkatan kuantitas dan kualitas sosialisasi dalam program KB Medis Operasi Pria. Kata-kata Kunci: Implementasi, Medis Operasi Pria, Keluarga Berencana
Copyrights © 2018