Pelaksanaan fungsi manajemen dirasakan kurang optimal pada pelaksanaan PNPM-PISEW di Desa Semuntai oleh Lembaga Kemasyarakatan Desa, Aparat Desa, BPD, serta Pokja Kecamatan. Kurang optimalnya fungsi manajemen yang dijalankan berupa kurang mampunya lembaga-lembaga tersebut di atas dalam merancang/merencanakan, mengorganisir, melaksanakan, serta melakukan pengawasan kepada masyarakat sehingga berdampak pada kurangnya partisipasi masyarakat pada pelaksanaan PNPM-PISEW di Desa Semuntai. Penelitian ini menggunakan teori manajemen G.R. Terry dengan menganalisis permasalahan menggunakan empat fungsi manajemen, yaitu fugsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan serta pengawasan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalaah mengguakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitiannya adalah jenis penelitian deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Lembaga Kemasyarakatan Desa, Aparat Desa, BPD, serta Pokja Kecamatan belum mampu mengelola PNPM-PISEW yakni dalam merencanakan, mengorganisir, melaksanakan serta mengawasi masyarakat pada setiap kegiatan sehingga berdampak pada kurangnya peran serta masyarkat pada proses pelaksanaan PNPM-PISEW di Desa Semuntai. Belum mampunya lembaga-lembaga tersebut diatas dalam mengelola suatu masyarakat agar dapat berpartisipasi secara aktif dikarenakan sumber daya manusia yang masih terbatas, kurangnya pelatihan-pelatihan yang diberikan oleh pemerintah kecamatan dan kabupaten, serta kurang terjalinya koordinasi yang baik antara lembaga-lembaga terkait. Maka dari itu, agar terciptanya suatu masyarakat yang mau berperan secara aktif dalam setiap proses kegiatan diperlukan kemampuan manejerial seorang pemimpin dalam hal ini lembaga-lembaga Desa terkait yakni Lembaga Kemasyarakatan Desa, Aparat Desa, BPD, serta Pokja Kecamatan dalam menjalankan fungsi-fungsi manajemen, baik fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan terhadap masyarakat. Kata-kata Kunci : Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, Pengawasan, PNPM-PISEW.
Copyrights © 2016