Skripsi ini ditulis berdasarkan fenomena dan permasalahan yang berkaitan dengan kinerja pegawaibidang pasar pada Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Pontianak. Permasalahan ini terlihat dari  tidak terealisasinya target retribusi pasar tradisional, jumlah pegawai yang kurang memadai, kehadiran pegawai yang tidak tepat waktu, penyelesaian pekerjaan yang tidak tepat waktu, serta kurangnya penguasaan teknologi informasi. Pengukuran kinerja aparatur pemerintahan Bidang Pasar menggunakan 6 aspek teori menurut Bernardin dan Russel (dalam Yeremias T. Keban 2004) yaitu kualitatif, kuantitatif, ketepatan waktu, efektivitas, kemandirian dan komitmen kerja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan jumlah pegawai mempengaruhi hasil kerja disertai dengan beban kerja yang banyak, kenyataannya target retribusi yang tidak tercapai sebagaimana mestinya, pegawai kurang disiplin dalam ketepatan waktu kehadiran dikantor sehingga beban kerja yang banyak tidak terselesaikan, sarana dan prasarana kantor telah memadai tetapi masih diperlukan perawatan secara berkala dan masih ada pegawai yang belum menguasai teknologi informasi. Hal ini menunjukan bahwa kinerja pegawai masih belum optimal.Saran terhadap penelitian ini adalah tercapainya target realisasi retribusi pasar, adanya penambahan jumlah pegawai, meningkatkan disiplin pegawai dalam bekerja, pegawai diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya dalam penguasaan teknologi informasi serta seluruh pegawai bidang pasar diharapkan dapat menjadi individu pegawai yang bertanggung jawab dan professional.Kata-kata  kunci:  Kinerja Pegawai, Bidang Pasar, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah   Â
Copyrights © 2015