Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan atau mendeskripsikan dan menganalisis pemberdayaan Gapoktan dikaji dari aspek pemberdayaan. Adapun permasalahan dari penelitian ini, antara lain kurangnya dorongan dan motivasi yang dilakukan oleh gapoktan, masih lemahnya daya dan potensi petani yang belum di optimalkan gapoktan, dan kurangnya ketersediaan berbagai masukan dan peningkatan taraf pendidikan petani. Peniliti menggunakan aspek pemberdayaan yang terdapat dalam teori yang digunakan dari Ambar Teguh Sulistyani sebagai pedoman dalam mengkaji permasalahan yang terdapat dalam Gapoktan Pilar Makmur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Desa Peniti Luar hasil panen pertanian masih belum optimal. Rata-rata hasil panen padi sebanyak 2-2,5ton/ha pada satu kali musim tanam di luas areal 310 ha yang seharusnya bisa mencapai target 3-3,5 ton/ha. Peran gapoktan sebagai organisasi petani sangat diharapkan dalam membantu mengoptimalkan hasil pertanian. Namun, kurang aktifnya pengurus gapoktan berdampak pada proses produksi pertanian anggotanya. Dampak ketidak aktifnya pengurus tersebut di kaji dari aspek mendorongan dan motivasi, aspek memperkuat daya dan potensi, dan aspek penyediaan berbagai masukan dan peningktan taraf pendidikan. Kata-Kata Kunci : Gapoktan, Petani Padi, Motivasi, Potensi, Pendidikan
Copyrights © 2016