Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana strategi promosi pariwisata yang dilaksanakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pontianak. Permasalahan dalam penelitian ini terdiri dari rendahnya tingkat hunian kamar hotel di Kota Pontianak dan website sebagai media promosi belum dikelola dengan baik. Dalam menganalisis, peneliti menggunakan pemahaman analisis dari Wearne dan Wall yang terdapat 5 indikator terkait pengembangan strategi promosi. Hasil penelitian yang pertama menunjukkan bahwa media promosi melalui media online yang ditetapkan sebagai strategi promosi unggulan tidak sesuai dengan kenyataannya, yang artinya website sebagai media promosi belum dikelola dengan baik, website tersebut belum dikelola dengan baik dikarenakan kurangnya dukungan anggaran dan belum ada operator khusus yang disediakan untuk mengelola website sendiri. Seharusnya dalam menetapkan media online sebagai media promosi yang diunggulkan harus adanya dukungan anggaran dan adanya operator sesuai bidangnya. Hasil Penelitian yang kedua mengenai penurunan tingkat hunian kamar hotel dan villa disebabkan oleh banyaknya pertumbuhan hotel baru yang tidak diiringi dengan pertumbuhan objek wisata yang baru di Kota Pontianak. Seharusnya Disbudpar harus lebih memperhatikan izin pembangunan hotel yang terus meningkat setiap tahun dan memberikan kepercayaan kepada investor untuk penanaman modal di bidang pembangunan objek wisata yang baru di Kota Pontianak. Kata-kata Kunci: Promosi Pariwisata Kota Pontianak
Copyrights © 2017