Penelitian ini dimaksudkan untuk menggambarkan proses pelayanan di Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan Universitas Tanjungpura Pontianak disesuaikan dengan standar Undang-undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan. Penulisan skripsi ini didasarkan pada permasalahan yang terjadi di bagian pelayanan sirkulasi yaitu pelayanan yang dilakukan belum sepenuhnya memberikan kepuasan kepada pengunjung. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kualitas pelayanan menurut Parasuraman dkk. (dalam Achmad dkk., 2014:88-91) yaitu berwujud (tangibles), kehandalan (reliability), ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa layanan perpustakaan yang disediakan masih kurang berorientasi kepada kepentingan pengguna sebagaimana diamanatkan dalam Undang-undang nomor 43 tahun 2007 pasal 11(c) tentang standar layanan perpustakaan. Hal ini karena kurang adanya dukungan aspek berwujud (tangibles), kehandalan (reliability), ketanggapan (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy). Penulis merekomendasikan agar UPT Perpustakaan UniversitasTanjungpura meningkatkan penyediaan fasilitas fisik, sarana prasarana, sumber daya manusia dan dana. Selain itu, kehandalan dan respon petugas terhadap keluhan pengunjung perlu ditingkatkan. Tata tertib pengunjung perpustakaan agar diletakkan di tempat yang strategis, serta adanya jaminan keamanan bagi pengunjung maupun perpustakaan. Kata-kata kunci: Standarisasi, Pelayanan, Perpustakaan
Copyrights © 2018