Tujuan dalam penelitian ini adalah ingin mendeskripsikan dan menganalisis tentang kinerja organisasi di Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata di Kabupaten Bengkayang yang belum optimal. Pada penelitian ini ditemukan ada gejala-gejala masalah seperti: Terbatasnya sumber daya yang dimiliki Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata untuk bidang kepariwisataan, kurangnya daya tarik obyek wisata yang belum terkelola, belum adanya layanan publik kaitan sarana prasarana yang tersedia, belum optimalnya pelaksanaan manajemen kinerja organisasi, serta akuntabilitas belum optimal dalam memaksimalkan kepentingan lingkungan kepariwisataan untuk publik. Penelitian ini tergolong jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. langkah-langkah yang ditempuh dalam penelitian ini adalah melakukan Penelitian lapangan (field research) dan Penelitian kepustakaan (library research.Penulis menggunakan ada lima indikator untuk mengukur kinerja organisasi yang dikemukakan oleh Dwiyanto (dalam Mirrian Sjofyan Arif, dkk. 2010), Hasil penelitian mengintrodusir lima indikator untuk mengukur kinerja organisasi publik, yaitu: Produktivitas, menunjuk kepada seberapa besar sumber daya yang dipergunakan dan hasil-hasil yang diperoleh oleh organisasi, kualitas layanan; penilaian pengguna jasa atau masyarakat dengan membandingkan tingkat kepuasan terhadap kualitas layanan organisasi, Responsivitas; kemampuan organisasi untuk mengenali kebutuhan masyarakat, menyusun agenda dan prioritas pelayanan publik dan mengembangkan program layan Ban publik sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat, Responsibilitas; menjelaskan tentang apakah pelaksanaan kegiatan organisasi publik itu dilaksanakan sesuai dengan prinsip organisasi dan manajemen yang benar atau sesuai dengan kebijakan organisasi, Akuntabilitas; menunjuk pada seberapa besar kebijakan dan kegiatan organisasi publik akan selalu mempresentasikan kepentingan rakyat. Kata-kata kunci : Kinerja Organisasi, Indikator Kinerja, Pengembangan Destinasi Pariwisata
Copyrights © 2018