Penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi Peran Pemerintah Daerah Dalam Pemberdayaan Pengrajin Bidai Sebagai Produk Unggulan Di Kabupaten Bengkayang belum berhasil terlaksana dengan optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori Blakely, yakni; Kewirausahaan, Koordinaror, Fasilitator dan Stabilisator. Hasil dari penelitian ini adalah masih banyak ditemukannya kekurangan-kekurangan perhatian dari pemerintah terhadap pengrajin, seperti tidak ada bantuan modal dan sarana prasarana, tidak ada bantuan bahan baku, tidak pernah diberikannya pendampingan dan pelatihan kepada pengrajin dan kurangnya kebijakan dan program yang mendukung pengrajin. Saran dari penelitian ini adalah agar pemerintah daerah tanggap dengan memberikan bantuan modal, memberikan solusi bahan baku dan pemberian bantuan sarana dan prasarana serta memberikan peltihan dan pendampingan kepada para pengrajin secara rutin dan intensif. Kata-kata Kunci : Peran, Pemberdayaan, Pengrajin Bidai
Copyrights © 2018