Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui proses implementasi program pembangunan sarana prasaran umum PNPM Mandiri Perdesaan di Kecamatan Noyan Kabupaten Sanggau. Adapun yang menjadi identifikasi permasalahan dalam penelitian ini yaitu: perencanaan program PNPM Mandiri Perdesaan kurang efektif, pelaksanaan program PNPM Mandiri Perdesaan tidak maksimal dan peluncuran dana PNPM Mandiri Perdesaan sering mengalami keterlambatan. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode deskriftif. Untuk mendeskripsikan dan menganalisis permasalahan dalam penelitian ini menggunakan teori Charles O. Jones yang terdiri dari tiga aspek yaitu Pengorganisasi, Interpretasi dan Aplikasi. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah, proses perencanaan program PNPM Mandiri Perdesaan kurang efektif, proses pelaksanaan program PNPM Mandiri Perdesaan tidak maksimal dan proses peluncuran dana program PNPM Mandiri Perdesaan sering mengalami keterlambatan. Dalam upaya mengatasi permasalahan dari penelitian ini diharapkan sosialisasi kepada masyarakat perlu lebih ditingkatkan serta tim pelaksana kegiatan agar lebih ditingkatkan kemampuannya melalui pendidikan dan pelatihan-pelatihan dan juga pengawasan yang ketat baik oleh masyarakat, badan pengawas kegiatan yang telah dibentuk maupun oleh pemerintah daerah. Kata-kata kunci : PNPM Mandiri Perdesaan, Pengorganisasian, Interpretasi dan Apilkasi
Copyrights © 2016