Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan belum optimalnya Implementasi Kebijakan Lajur Khusus Sepeda Motor di Jalan Jenderal Ahmad Yani Kota Pontianak dari aspek sumberdaya, disposisi para pelaksana dan komunikasi antar organisasi dan aktivitas pelaksana. Adapun teori yang digunakan untuk menganalisis permasalahan tersebut yakni teori Van Meter dan Van Horn tentang 6 variabel atau aspek yang mempengaruhi kinerja implementasi kebijakan publik yang difokuskan kepada 3 aspek saja, yakni sumber daya, disposisi para pelaksana dan komunikasi antar organisasi terkait aktivitas pelaksana karena dianggap paling relevan dengan permasalahan yang diteliti. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari aspek sumber daya, masih kurangnya ketersediaan jumlah aparat yang mengawasi serta mengontrol kebijakan ini serta fasilitas penunjang seperti penggunaan traffic cone dan mata kucing masih belum efektif. Aspek disposisi para pelaksana, masih kurang tegas dan konsisten terhadap sanksi yang diterapkan aparat bagi masyarakat yang melakukan pelanggaran terhadap kebijakan tersebut. Aspek komunikasi antar organisasi dan aktivitas pelaksana, masih kurang efektifnya sosialisasi yang dilakukan sehingga pemahaman masyarakat terhadap maksud dan tujuan dari kebijakan tersebut masih rendah. Kata-kata Kunci : Faktor Implementasi, Lajur Khusus Sepeda Motor, SumberDaya, Disposisi, Komunikasi
Copyrights © 2017