Artikel ini bertujuan untuk memaparkan kepemimpinan Tuhan Yesus pasca kebangkitan berdasarkan Injil Yohanes agar bermanfaat sebagai bahan masukan bagi teori dan praktik kepemimpinan Kristen yang kolaboratif, kreatif, konstruktif, inovatif, koheren dan produktif di masa kini dan mendatang. Dengan penggunaan metode literatur, analisis deskriptif terhadap teks Injil Yohanes pasal 20-21, maka diperoleh hasil: Pertama, kepemimpinan Tuhan Yesus adalah memulihkan (recovery). Kedua, kepemimpinan Tuhan Yesus adalah memperdamaikan (rekonsiliasi). Ketiga, kepemimpinan Tuhan Yesus adalah mengkonsolidasi. Keempat, kepemimpinan Tuhan Yesus adalah mendelegasikan tugas. Sejatinya, gaya kepemimpinan Tuhan Yesus dalam Alkitab merupakan acuan kepemimpinan Kristen di segala abad dan tempat.
Copyrights © 2020