Suku Dayak Ngaju merupakan suku yang berada di Kalimantan Tengah yang memiliki filosofi unik dari Huma Betang yang dimilikinya. Sebagai warga Dayak Ngaju, mengatur nilai filosofi dari Huma Betang . Meninjau filosofi Huma Betang tersebut secara alkitabiah, didapati ada keselarasan dengan gaya hidup jemaat mula-mula yang disajikan dalam Kisah Para Rasul 2: 42-47. Dengan demikian, yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kontekstualisasi pembinaan umat mengenai fungsi gereja berdasarkan Kisah Para Rasul 2: 42-47 melalui filosofi Huma Betangsuku Dayak Ngaju? Penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dalam penelitian ini. Data seperti literatur-literatur dan penelitian-penelitian yang berkaitan dengan topik ini diamati dan diolah guna menemukan informasi yang tepat. Kemudian penulis memaparkan hasil penelitian secara sistematis. Adapun hasil dari penelitian ini adalah filosofi Huma Betang yaitu nilai kebersamaan, nilai kejujuran, nilai kesetaraan, dan nilai kekeluargaan secara berurutan dikontekstualisasikan sebagai persekutuan, integritas diri, kasih sesama, dan sebagai anggota tubuh Kristus. Kesimpulannya adalah upaya kontekstualisasi filosofi Huma Betang menjadi rujukan yang baik dalam melakukan pembinaan gereja dalam suku Dayak Ngaju.
Copyrights © 2021