Penulisan skripsi ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan implementasi kebijakan absensi sidik jari (finger print) di Sekretariat Daerah Kabupaten Sanggau yang belum berjalan optimal melalui faktor Komunikasi, Faktor Sumber Daya, Faktor Disposisi dan Faktor Struktur Birokrasi menurut Edward III. Di dalam penelitian ini peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Subjek dalam penelitian yakni Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian Sekretaraiat Daerah Kabupaten Sanggau, Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Sekretaraiat Daerah Kabupaten Sanggau, Staf di Bagian Umum dan Kepegawaian Sekretaraiat Daerah Kabupaten Sanggau, Tenaga kontrak di Sekretariat Daerah Kabupaten Sanggau dan Kepala Bidang Disiplin Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Sanggau serta Kepala Sub Bidang Disiplin di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Sanggau.Kesimpulan dari penelitian yang telah dilakukan yakni implementasi kebijakan absensi sidik jari (finger print) di sekretariat daerah kabupaten sanggau sudah berjalan efektif, namun sumber daya manusianya yang belum memadai dan disposisi sikap pelaksana yang masih kurang dalam pengimplementasian kebijakan absensi sidik jari (finger print) di Skretariat Daerah Kabupaten Sanggau. Kata-kata Kunci: Implementasi, Kebijakan, Absensi
Copyrights © 2016