Penulisan Skripsi ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan implementasi program Kartu Pegawai Negeri Sipil Elektronik (KPE) di Badan Kepegawaian Daerah Kota Pontianak belum terlaksana dengan optimal. Penulisan Skripsi ini didasarkan atas permasalahan implementasi KPE di Kota Pontianak belum berjalan optimal sesuai dengan Peraturan BKN No.7 tahun 2008. Penelitian ini menggunakan model penelitian kualitatif dengan subjek penelitian implementor program KPE di Kota Pontianak.Kesimpulan dalam penelitian ini adalah, kurang optimalnya implementasi program KPE di Badan Kepegawaian Daerah Kota Pontianak karena jumlah staf yang hanya 3 (tiga) orang saja sebagai petugas dari pelayanan KPE di Kota Pontiank, kurangnya sosialisasi tentang penggunaan KPE di Kota Pontianak, mesin atm khusus KPE yang sampai saat ini belum ada di Kota Pontianak serta kurangnya komunikasi antara BKD Kota Pontianak dengan BKN dan Pegawai yang ada di Kota Pontianak. Untuk itu rekomendasi kebijakan adalah memperlancar komunikasi antara pihak-pihak yang terkait di dalam implementasi KPE di Kota Pontianak, menambah jumlah petugas yang mengurusi permasalahan KPE, mengadakan sosialisasi agar seluruh pegawai di Kota Pontianak mengetahui fungsi dan bagaimana penggunaan KPE di Kota Pontianak.Kata-kata Kunci : Implementasi, Kartu PNS Elektronik, Pegawai
Copyrights © 2015