ABSTRAKDalam Penulisan skripsi ini, dimaksudkan untuk memberikan pemahaman mengenai Strategi Peningkatan Pelayanan Penerbitan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el). Permasalahan yang ditemui yaitu sekitar 26,38% masyarakat di Kabupaten Sekadau belum memiliki KTP-el, masyarakat belum mengetahui prosedur dan cara pembuatan KTP-el, disebabkan masyarakat lebih mengutamakan mencari nafkah daripada mengikuti sosialisasi yang diadakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sekadau. Teori yang peneliti gunakan adalah teori yang diungkapkan oleh Osborne dan Plastrik yaitu strategi pengembangan struktur, infrastruktur, sistem prosedur, budaya dan kultur, kewirausahaan. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi Peningkatan Pelayanan Penerbitan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sekadau cukup baik, tetapi belum sepenuhnya mampu memenuhi tuntutan sebagai ujung tombak pelayanan. Hal tersebut dapat dilihat dari indikator-indikator yang ada.
Copyrights © 2016