Penulisan skripsi ini dimaksudkan untuk mengetahui koordinasi internal antar bidang dalam penyelengaraan penyuluhan pertanian pada Badan Ketahanan Pangan dan penyuluhan di Kabupaten Sekadau. Skripsi ini juga ditulis untuk mengetahui lebih jauh faktor-faktor belum efektifnya koordinasi internal pada Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan di Kabupaten Sekadau. Teori yang digunakan sebagai indikator dalam penelitian ini adalah teori Hasibbuan yang menyatakan koordinasi internal dapat terwujud dengan dengan 3 dimensi, yaitu adanya Strategi, Tanggung Jawab dan Tujuan yang Jelas.            Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yaitu dengan interpretasi terhadap data yang ditemukan dilapangan yang mana berupa kata-kata dan gambar. Lokasi penelitian berada pada Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan di Kabupaten Sekadau. Subjek dalam penelitian ini antara lain ialah Kepala Badan, Kepala Bidang, Penyuluh Lapangan, Ketua Kelompok Himpunan Tani dan Petani. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa secara umum koordinasi antar bidang belum berjalan secara efektif. Indikator penelitian di Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan ialah strategi, tanggung jawab dan tujuan yang jelas sudah dilaksanakan dengan efektif.Kata-kata Kunci : Koordinasi Internal, Penyuluhan Pertanian, Kerjasama Tim.
Copyrights © 2016