Penentuan konteks pada materi yang digunakan dalam proses pengembangan nilai moral dalam interaksi belajar mengajar didasarkan atas pertimbangan kebermanfaatan bagi siswa dalam kehidupan sehari-sehari, kedekatan dengan lingkungan siswa, harapan masyarakat, bangsa dan negara untuk masa mendatang. Dalam melaksanakan proses pembelajaran, guru bebas memilih strategi dan model yang tepat dan dapat digunakan sesuai materi yang diajarkan. Tujuan diadakan penelitian tindakan kelas (PTK) ini adalah untuk mengetahui penerapan Pembelajaran Kontekstual Berbasis Pemodelan dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa dalam pelajaran Sejarah. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam 3 siklus. Dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dengan mencapai standar ideal. Dari 56,82 % pada Siklus l, dapat meningkat pada siklus 2 menjadi 66,12 % dan siklus 3 mencapai 77,73%, dan secara klasikal telah mencapai ketuntasan. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa penerapan Pembelajaran Kontekstual Berbasis Pemodelan dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XII-IPA-1 dengan ketuntasan mencapai 100%, dengan demikian penerapan Pembelajaran Kontekstual Berbasis Pemodelan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pelajaran Sejarah di SMA Negeri 1 Selong Kab. Lombok Timur.
Copyrights © 2022