Upaya rekonstruksi citra dan revitalisasi peran IPI utuk menjadi sebuah organisasi profesi yang layak diperhitungkan di negeri ini harus dilakukan. IPI telah mengokohkan jatidiri sebagai salah satu organisasi profesi di negeri ini. Tapi dari banyak perbincangan dengan berbagai kalangan mendapatkan sebuah kenyataan bahwa selama ini performansi IPI lebih kuat sebagai orgnasisasi tempat berkumpulnya para nostalgialis yang memiliki agenda rutin berupa kongres, seminar atau munas, dan halal bi halal. Apabila kita ingin menunjukan bahwa IPI merupakan organisasi profesi yang patut diperhitungkan dalam turut serta menuntaskan problematika bangsa, maka IPI harus mengubah budaya organisasi menuju budaya organisasi yang baru, yaitu budaya organisasi pustakawan profesional. IPI perlu menghidupkan budaya perbaikan berkenimbangn sebagai bagian dari keseluruhan kultur organisasi. Sebagai sebuah organisasi, kualitas kolektiflah yang akan memberi peluang untuk bertahan dan terus berkembang. Kemampuan beradaptasi dengan berbagai situasi baru dan perkembangan-perkembangan baru merupakan keniscayaan untuk terus mempertahankan eksistensi.
Copyrights © 2009