ajian ini diselenggarakan pada bulan Maret-Mei 2011 di Perpustakaan Pusat IPB. Tujuan umum adalah mengetahui kualitas layanan Perpustakaan Pusat IPB, dan tujuan khusus: mengukur hubungan karakteristik responden dengan persepsi, harapan maupun kualitas layanan serta indeks persepsi harapan layanan perpustakaan. Kajian menggunakan model survey secara deskriptif dengan populasi responden adalah anggota perpustakaan dengan jenjang pendidikan strata satu, strata dua, maupun strata tiga. Pengambilan sampel digunakan metode stratified random sampling, dengan teknik pengumpulan data secara accidental sampling. Analisis data digunakan metode Servqual dan korelasi rank Spearman’s rho serta modifikasi indeks KEP/25/M.PAN/2/2004. Hasil kajian diperoleh rata-rata skor servqual sebesar -0,41, maknanya harapan yang diinginkan belum sesuai dengan persepsi yang dirasakan. Demikian juga setiap dimensi layanan perpustakaan (tangible, realibity, responsiveness, assurance, dan emphaty) belum sesuai dengan harapan. Berdasarkan penyusunan bentuk Two-Dimensional Differing Plane, ternyata tidak ada dimensi layanan perpustakaan yang mendesak untuk perbaikan. Namun peningkatan layanan perpustakaan masih dibutuhkan terutama dimensi tangible dan emphaty, karena posisi titik kontingensi dimensi tersebut berada di kuadran III. Sedangkan analisis karakteristik pemustaka, bahwa aspek gender tidak diperoleh perbedaaan nyata dengan persepsi, harapan maupun kualitas layanan. Jenjang pendidikan berhubungan sangat lemah dengan seluruh dimensi dari persepsi layanan, dimensi realibility dari harapan layanan, dimensi responsiveness dan emphaty dari kualitas layanan. Indeks Persepsi Pemustaka (IPP) diperoleh nilai 76,47 (huruf mutu B) atau kinerja unit layanan termasuk kategori baik. Indeks Harapan Pemustaka (IHP) diperoleh nilai 82,55 (huruf mutu B) atau harapan kinerja unit layanan termasuk
Copyrights © 2012