Rumput laut merupakan salah satu jenis komoditas unggulan perikanan budidaya Indonesia dengan nilai ekonomi yang kompetitif baik di pasar domestik maupun pasar luar negeri. Salah satu jenis rumput laut yang banyak dikembangkan masyarakat pesisir adalah spesies Kappaphycus alvarezii. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan laju pertumbuhan rumput laut K. alvarezii yang dipelihara dengan media longnet dan wallnet. Penelitin ini dilaksanakan pada bulan Oktober hingga Desember 2019 yang bertempat di perairan Pantai Lakeba Kota Bau-Bau Sulawesi Tenggara. Berat bibit awal rumput laut yaitu 20 g dengan 20 ulangan. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t (Independent sample t-test) Hasil penelitian menunjukan laju pertumbuhan spesifik rumput laut Kappaphycus alvarezii pada perlakuan longnet memiliki laju pertumbuhan spesifik dengan nilai rata-rata 6,37%/hari, 5,20%/hari, 4,58%/hari, 4,14%/hari, 3,80%/hari, 3,52%/hari sedangkan pada perlakuan wallnet memiliki laju pertumbuhan spesifik dengan nilai rata-rata, yaitu 7,43%/hari, 5,73%/hari, 4,77%/hari, 4,02%/hari, 3,63%/hari, 3,31%/hari. Berdasarkan hasil uji statistik menunjukan bahwa perlakuan yang digunakan memberikan pengaruh berbeda nyata terhadap laju pertumbuhan spesifik rumput laut K. alvarezii antara media longnet dan media wallnet.Kata Kunci: Kappaphycus alvarezii, metode longnet, metode wallnet, laju pertumbuhan spesifik, pantai Lakeba
Copyrights © 2021